Manusia terkadang bisa menghargai nilai dari waktu dan kurang bisa menggunakan logikanya dengan baik.
Ia habiskan waktunya sia-sia tanpa ada untung yang bisa ia simpan. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang justru membunuh waktunya dengan hal-hal yang sia-sia, bahkan untuk hal-hal yang melanggar syariat. Para pembaca yang dirahmati oleh Allah, coba kita tengok hadits yang artinya; “ tidak akan bergeser dua kaki anak cucu adam pada hari kiamat dari sisi Robbnya hingga ia ditanya tentang lima hal: mengenai umurnya untuk apa ia habiskan, mengenai masa mudanya, mengenai hartanya dari mana ia dapatkan dan ke mana ia keluarkan, dan apa yang ia amalkan terkait dengan ilmu yang ia ketahui.”( HR. Tirmidzi). Maka hendaklah kita merenungkan hadits ini.
PENTINGNYA WAKTU
Sebagian besar kaum muslimin tengah dilanda virus cinta Dunia, dan tidaklah sadar dari kelalaian tersebut kexuali hanya sedikit. Ketahuilah, bahwa waktu itu penting. Saking penting dan berharganya waktu, Allah Ta'ala sering bersumpah di dalam Al quran dengan waktu. Salah satunya adalah surat Al ashr; di mana Allah bersumpah dengan masa.
Dalam sebuah kitab, Imam Syafi'i rahimahullah menyatakan tentang surat ini: “sekiranya Allah tidak menurunkan hujjah apapun kepada makhluq-Nya kecuali surat ini, sungguh ia sudah cukup bagi mereka”.
MENGUKIR NAMA BAIK
Apakah kita sudah berusaha untuk mengukir nama baik kita kehidupan kedua(akhirat) kita? Dengan kekuatan kita dalam beramal sholih dengan dasr tulus dan ikhlas, maka Allah kan slalu mengingat kita dan tak akan lupa meskipun manusia kadang melupakan kita. Allah Taala Berfirman;” mereka(orang yang mati syhid di jalan Allah) bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah.”( al imran: 171) Ayat tersebut memang berkenaan dengan orang yang gugur di medan jihad, mereka tetap hidup di sisi Allah. Namun, ayat ini juga berlaku untuk selain mereka. Ibnu Katsir menukilkan perkataan Abdur Rahman bin Zaid bin Aslam: “Ayat ini mencakup Kaum Mukminin secara keseluruhan; baik yang mati Syahid ataupun lainnya”.
PERINGATAN DARI AL QUR’AN
Manusia di bumi ini tidaklah diciptakan begitru saja dengan sia-sia, mari kita renungi ayat berikut yang artinya: “Apakah Manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?” (QS. Al-Qiyamah: 36) . . . . Apakah maanusia mengira ia akan dibiarkan begitu saja, hidup di Dunia semaunya, mengira bisa bebas berbuat apapun untuk mengisimlembarn umurnya kemudian tidak di mintai pertanggungjawaban dengan yang setimpal?! Sekali-kali Tidak Demikian!
Ketahuilah, Orang yang tak memanfaatkan jatah waktu dan umurnya untuk beramal dan beribadah akan menuai Hukuman Berat. Dengan begitu, mari kita simaklah Ayat yang terdapat pada Surat Al-Faathir: 37.
jika sebagian dari kita masih ada yang berpikir ”kita kan masih di Dunia”, kita masih bisa berkelit, tidak mau sadar akan kelalaian kita. Ketahuilah para pembaca yang diRahmati oleh Allah, Kesadaran baru datang ketika mereka sudah terperangkap di dalam Neraka. Naudzubillah!! Akhirnya mereka hanya bisa menyesal dan penyesalan tidak lagi berguna bagi mereka.
OPTIMALKAN WAKTU YANG ADA
Maka dari itu, kita dituntut untuk mengoptimalkan(berusaha sesuai kemampuannya) segala kesempatan yang ada untuk mendekatkan diri kpada Allah. Terlebih di waktu SEHAT dan waktu LUANG. Dalam hal ini Rasulullah bersabda: “ Dua nikmat yang banyak orang terkecoh padanya: kesehatan dan waktu luang”.(HR.Bukhory).
Teladan dalam hal ini adalah manusia yang paling mulia akhlaqnya. Ya..Rasululloh. Meski Nabi telah meninggal dunia berabad-abad yang lalu, namun nama baiknya selalu dikenang dan senantiasa disebut. Dan itu tidak lain adalah jerih payah beliau dalam berbuat baik dan mengajarannya kepada ummat manusia dengan tulus. Maka sudah saatnya kita berusaha meneladani beliau dalam segala hal; sehingga kelak kitapun akan tercatat disisi Allah Ta'ala sebagai orang yang baik dengan berbagai amalan hati maupun badan, dengan mendapat kemuliaan di sisi-Nya. Wallahua’lam
by HELMYYAHYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar