1.4 Perpecahan kaum Muslimin
Umat islam mempunyai asas & dasar pedoman yang satu yaitu Qur'an & Hadits, lalu bagaimana bisa mereka berpecahbelah menjadi sekian banyak kelompok? Penyebab utama perpecahan ini adalah perbedaan pemahaman dalam menafsirkn Al-Qur'an & As-Sunnah tsb. Memang, semua orang mempunyai cara paham yg berbeda, tetapi di antara mereka ada yg bagus, ada yg berlebihan, & ada pula yg melenceng, ini yg harus kita perhatikan. Berarti untuk menyatukan umat islam ini di butuhkan satu cara paham & satu rujukan yg benar & terjamin dalam memahami Qur'an & Hadits.
Satu2nya golongan yang pantas menjadi rujukan tsb adalah para sahabat Rosululllohsahabat adalah siapa yang pernah bertemu dengan Rosululloh dan beliau masih hidup dalam keadaan Islam, dan meninggal di atas Islam. Mengapa harus para sahabat? Karena banyak faktor. Di antaranya bahwa para sahabat itu memahami al-Qur'an & Al-Hadits langsung dengan bimbingan Sang Pembawa Syari'at Islam, Nabi Muhammad. Kemudan juga, mereka telah mendapat rekomendasi yg paten dari Robb Pemilik jagad raya, sebagaimana firmanNya:
"Orang2 yg terdahulu lagi yg pertama (masuk islam) dari kalangan Muhajiriin dan Anshor dan orang2 yg mengikuti mereka dengan baik, Allah telah ridho terhadap mereka & mereka pun ridho kepada Alah & Allah menyediakan bagi mereka surga2 yg mengalir di bawahya sungai2; mereka kekal di dalamnya selama2nya. Itulah kemenangan yg besar."[At-Taubah : 10]
Muhajirin & Anshor tidak lain adalah sebutan bagi para sahabat, kkarna tidak ada yg mempunyai sebutan seperti itu di muka bumi ini selain mereka. Kemudian keridhoan Allah kepada orang2 yg mengikuti mereka. Keridhoan Allah ini sdah pasti di berikan kepada satu golongan yg masuk surga dari 73 golongan tadi. Hal ini dikuatkan oleh sabda Nabi yg telah lewat tadi
"Ummatku akan berpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali 1 saja. Yaitu (golongan) yang berada diatas apa yg aku dan para sahabatku berada di atasnya." dan juga sabda beliau:
"Sebaik2 generasi adalah generasiku (sahabat), kemudian yg setelah mereka(tabi'in), -dalam sebagian riwayat- kemudian yg setelah mereka(tabi'ut tabi'in)."
Ajaran islam ini seperti sungai yg melewati pemukiman2. Sungai tersebut adalah ajaran islam seiring dengan waktu, dan pemukiman2 itu adalah generasi2 manusia. Setiap kali sungai itu melewati sebuah pemukiman, ia akan bertambah kotor dan bertambah kotor, padahal sebagaimana kita ketahui ada sangat banyak sekali pemukiman yg di lewati olehnya. Bisa anda bayangkan betapa kotor air yg didapati oleh pemukiman2 yg terakhi. inilah yg terjadi pada zaman kita sekarang ini, ajaran islam sudah banyak mengalami perubahan, pengurangan, & penambahan yg di lakukan oleh orang2 yg ingin merusak islam. Coba anda pikirkan siapakah yg mendapati air itu masih dalam keadaaan jernih? Tentu jawabanya adalah para sahabat. Maka jika kita ingin melihat air yg masih jernih, kita harus melhat dari para sahabat kemudian yg setelah mereka yaitu para tabi'in, & kemudian tabi'ut tabi'n.
Dari sinilah kita bisa merujuk (bahkan harus)dikatakan "harus" jika kita ingin umat islam ini bersatu & tidak berpecahbelah sehingga kita semua berpijak dan merujuk serta memahami dengan paham yg satu yaitu cara pahamnya para sahabat & mengikuti pemahaman para sahabat. Masih banyak faktor2 & dalil2 lain dari Qur'an maupun Sunnah yg menjelaskan tentang patutnya mereka untuk menjadi qudwah/panutan. Sungguh benar Rosululloh ketika beliau bersabda:
"Sesungguhnya siapapun dari kalian yg hidup setelahku, akan melihat perselisihan/perbedaan yg banyak..." seraya memberi solusinya kepada kita agar tetap di atas kebenaran:
"Maka kalian harus bersama sunnahku dan sunnah para Khulaf'ur RosyidiinKhulafa'ur Rosyidun adalah pemimpin umat islam sepeninggal Rosul yg mendirikan syari'at islam dan mendapat petunjuk. Mereka berjumlah 4 orang yaitu (sesuai masa kekholifahannya):
1-Abu Bakar Ash-Shiddiq
2-Umar bin Khothob
3-Utsman bin 'Affan
4-Ali bin Abi Tholib sepeningalku. Berpegangteguhlah dengan keduanya & gigitlah dengan geraham kalianmaksudnya jangan sampai terlepas, ini menunjukkan tawkid/penguat untuk perintah berpegangteguh dengan keduanya
Reader Guide (petunjuk pembaca)
Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Sebagian kata2 di blog ini tertulis berwarna biru bukan berupa link tapi hanya keterangan ataupun catatan penting terkait kata tersebut. Jadi cukup arahkan kursor ke kata tersebut maka akan muncul keterangannya. Contohnya seperti ini :
Blog ini diterbitkan semata-mata mengharap keridhoan dari Allah. Semoga dakwah islam yang sebenarnya dapat tersebar. Kami mendesain Blog ini sesimple mungkin agar memudahkan saudara kita yang haus akan ilmu tetapi mempunyai koneksi yang minim.
Di blog ini anda akan mengetahui bagaimana islam itu, mengapa terpecah belah, bagaimana yang benar, dan masih banyak yang lain. Yang semuanya berdasarkan al-Qur'an dan As-Sunnah yang shohih in sya'alloh. Wabillahit Tawfiq
JANGAN LUPA TINGGALKAN PESAN YA...
arahkan ke siniini contoh keterangan yang muncul ketika kursor di arahkan
(ingin membuat artikel seperti ini di blog anda? klik di bagian 'internet' di blog kami, Info Kita)
Blog ini diterbitkan semata-mata mengharap keridhoan dari Allah. Semoga dakwah islam yang sebenarnya dapat tersebar. Kami mendesain Blog ini sesimple mungkin agar memudahkan saudara kita yang haus akan ilmu tetapi mempunyai koneksi yang minim.
Di blog ini anda akan mengetahui bagaimana islam itu, mengapa terpecah belah, bagaimana yang benar, dan masih banyak yang lain. Yang semuanya berdasarkan al-Qur'an dan As-Sunnah yang shohih in sya'alloh. Wabillahit Tawfiq
JANGAN LUPA TINGGALKAN PESAN YA...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar