Download sebagai PDF

Reader Guide (petunjuk pembaca)

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Sebagian kata2 di blog ini tertulis berwarna biru bukan berupa link tapi hanya keterangan ataupun catatan penting terkait kata tersebut. Jadi cukup arahkan kursor ke kata tersebut maka akan muncul keterangannya. Contohnya seperti ini :

arahkan ke siniini contoh keterangan yang muncul ketika kursor di arahkan

(ingin membuat artikel seperti ini di blog anda? klik di bagian 'internet' di blog kami, Info Kita)

Tentang Blog ini
Blog ini diterbitkan semata-mata mengharap keridhoan dari Allah. Semoga dakwah islam yang sebenarnya dapat tersebar. Kami mendesain Blog ini sesimple mungkin agar memudahkan saudara kita yang haus akan ilmu tetapi mempunyai koneksi yang minim.
Di blog ini anda akan mengetahui bagaimana islam itu, mengapa terpecah belah, bagaimana yang benar, dan masih banyak yang lain. Yang semuanya berdasarkan al-Qur'an dan As-Sunnah yang shohih in sya'alloh. Wabillahit Tawfiq
JANGAN LUPA TINGGALKAN PESAN YA...

Minggu, 28 Agustus 2011

As-Sunnah

1.3 As-Sunnah
  
    As-Sunnah (yaitu Hadits) artinya -jika digabungkan dengan kata2 AlQur'an- adalah apa2 yg disandarkan kepada Rosul berupa perkataan, perbuatan, sifat, maupun taqriradalah tiap apa2 yg disandarkan kepada Rosul berupa perkataan, perbuatan, sifat, maupun yaitu sikap Rosul membenarkan sebuah perbuatan yg beliau saksikan, tdk menyalahkannya, tdk pula menegur pelakunya, contohnya:
hadits yg masyhur, ketika Rosululloh berada di padang pasir bersama para sahabatnya, kemudian mereka menemukan binatang dhobb (sejenis biawak), lantas mereka menawarkannya pada Nabi tapi Nabi menolak, maka mereka pun memakannya tapi Nabi tidak menegur mereka sedangkan beliau melihatnya. Hadits shohih
.     Hadits/As-Sunnah ini merupakan pedoman utama dalam Islamsetelah Al-Qur'an yg secara garis besar terbagi menjadi 2, shohih & dho'if. Hadits shohih sudah jelas mengamalkannya &berhujjah dengannya adalah sah, sebaliknya hadits dho'if tidak boleh di pakai untuk berhujjahberargumentasi maupun diamalkan sama sekali, kecuali jika ada hadits yg shohih yg semakna dengannya. Dalil kewajiban menerima hadits shohih adalah:

    "Dan semua yg datang kepada kalian dari Rosul, maka ambillah. Dan semua yg Dia(Rosul) melarang kalian, maka jauhilah."[QS Al-Hasyr : 5].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar